Senin, 09 November 2015

KEANEKARAGAMAN MASYARAKAT INDONESIA

MASYARAKAT INDONESIA MEMILIKI CIRI-CIRI, ANTARA LAIN YAITU:
1. Memiliki agama dan kepercayaan yang berbeda-beda sesuai dengan keyakinannya masing-masing.
2. Memiliki adat-istiadat dan budaya yang berbeda-beda sesuai dengan daerah atau pun wilayah yang ditempatinya.
3. Memiliki suku/ras dan bahasa yang berbeda-beda.

Dari keaneka ragaman atau perbedaan yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia, maka untuk menciptakan agar masyarakat Indonesia tetap aman, nyaman dan damai, kita perlu memiliki rasa toleran yang tinggi dan saling menghormati antar sesama kita, serta tidak memaksakan kehendak kita ( dalam arti tidak main paksa) kepada orang lain, sehingga masyarakat kita tetap berkembang maju dengan baik.



CIRI-CIRI MASYARAKAT INDONESIA:


1. Memiliki agama dan kepercayaan yang berbeda-beda sesuai dengan keyakinannya masing-masing.
2. Memiliki adat-istiadat dan budaya yang berbeda-beda sesuai dengan daerah atau pun wilayah yang ditempatinya.
3. Memiliki suku/ras dan bahasa yang berbeda-beda.
Dari keaneka ragaman atau perbedaan yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia, maka untuk menciptakan agar masyarakat Indonesia tetap aman, nyaman dan damai, kita perlu memiliki rasa toleran yang tinggi dan saling menghormati antar sesama kita, serta tidak memaksakan kehendak kita ( dalam arti tidak main paksa) kepada orang lain, sehingga masyarakat kita tetap berkembang maju dengan baik.

CINTA BAGI REMAJA

LOVE (CINTA) bagi remaja yang secara lahir membawa para remaja menuju pada kehidupan hubungan romantis antara cowok dengan cewek, tetapi sekali salah atau tidak dapat mengendalikan diri dalam hubungan asmara (cinta), maka juga mengantarkan mereka (para lovers) menuju remaja yang broken heart dan penuh derita hidupnya. Bahkan jika cinta mereka membuta, maka segala aktivitas sehari-hari (termasuk aktivitas belajar) menjadi terganggu, dan menjadikan cita-citanya bisa terbengkelai. Gangguan dalam meraih cita-cita bagi para remaja yang udah punya pacar dan biasa bermesraan dengan pacarnya, terutama disebabkan penyakit kangen terhadap pacar yang semakin meningkat hebat dan kronis, karena rasa selalu ingin melampiaskan nafsu birahinya semakin besar, sedangkan hubungan mereka belum diikat oleh ikatan pernikahan. Sementara itu mereka juga masih harus membatasi dirinya dalam berpacaran, sebab mereka tidak ingin menjadi korban cinta yang fatal akibat terperosok dan terjebak dalam cinta (love). Bahkan jika para remaja yang berpacaran terlalu ceroboh dan membuta dalam bercinta dan berpacaran, maka bisa menjadikan segalanya terbengkelai dan suram masa depannya. Itulah pentingnya bagi mereka yang menginjak usia remaja agar mulai bisa kontrol diri, mulai memahami dan mencari jati diri. Adakalanya mulai menginjak usia remaja, segalanya ingin bebas/jalang/liar, tanpa kendali atau kekangan dari pihak manapun. Di sinilah masa rawan bagi para remaja yang benar-benar tak terkendali. Pada masa-masa inilah banyak dari para remaja yang mengabaikan nasehat orang tuanya terutama saat dilanda asmara (cinta) yang akhirnya bisa mengakibatkan kerugian bahkan kefatalan bagi remaja itu sendiri. Meskipun demikian, banyak juga mereka-mereka (para lovers) di usia remaja yang tetap patuh akan nasehat2 kedua orang tuanya, sehingga lebih terkontrol terhadap gelombang asmara cintanya dan hidupnya lebih terbimbing dan terarah.


LOVE (CINTA) bagi remaja yang secara lahir membawa para remaja menuju pada kehidupan hubungan romantis antara cowok dengan cewek, tetapi sekali salah atau tidak dapat mengendalikan diri dalam hubungan asmara (cinta), maka juga mengantarkan mereka (para lovers) menuju remaja yang broken heart dan penuh derita hidupnya. Bahkan jika cinta mereka membuta, maka segala aktivitas sehari-hari (termasuk aktivitas belajar) menjadi terganggu, dan menjadikan cita-citanya bisa terbengkelai. Gangguan dalam meraih cita-cita bagi para remaja yang udah punya pacar dan biasa bermesraan dengan pacarnya, terutama disebabkan penyakit kangen terhadap pacar yang semakin meningkat hebat dan kronis, karena rasa selalu ingin melampiaskan nafsu birahinya semakin besar, sedangkan hubungan mereka belum diikat oleh ikatan pernikahan. Sementara itu mereka juga masih harus membatasi dirinya dalam berpacaran, sebab mereka tidak ingin menjadi korban cinta yang fatal akibat terperosok dan terjebak dalam cinta (love). Bahkan jika para remaja yang berpacaran terlalu ceroboh dan membuta dalam bercinta dan berpacaran, maka bisa menjadikan segalanya terbengkelai dan suram masa depannya. Itulah pentingnya bagi mereka yang menginjak usia remaja agar mulai bisa kontrol diri, mulai memahami dan mencari jati diri. Adakalanya mulai menginjak usia remaja, segalanya ingin bebas/jalang/liar, tanpa kendali atau kekangan dari pihak manapun. Di sinilah masa rawan bagi para remaja yang benar-benar tak terkendali. Pada masa-masa inilah banyak dari para remaja yang mengabaikan nasehat orang tuanya terutama saat dilanda asmara (cinta) yang akhirnya bisa mengakibatkan kerugian bahkan kefatalan bagi remaja itu sendiri. Meskipun demikian, banyak juga mereka-mereka (para lovers) di usia remaja yang tetap patuh akan nasehat2 kedua orang tuanya, sehingga lebih terkontrol terhadap gelombang asmara cintanya dan hidupnya lebih terbimbing dan terarah.


LOVE (CINTA) bagi remaja yang secara lahir membawa para remaja menuju pada kehidupan hubungan romantis antara cowok dengan cewek, tetapi sekali salah atau tidak dapat mengendalikan diri dalam hubungan asmara (cinta), maka juga mengantarkan mereka (para lovers) menuju remaja yang broken heart dan penuh derita hidupnya. Bahkan jika cinta mereka membuta, maka segala aktivitas sehari-hari (termasuk aktivitas belajar) menjadi terganggu, dan menjadikan cita-citanya bisa terbengkelai. Gangguan dalam meraih cita-cita bagi para remaja yang udah punya pacar dan biasa bermesraan dengan pacarnya, terutama disebabkan penyakit kangen terhadap pacar yang semakin meningkat hebat dan kronis, karena rasa selalu ingin melampiaskan nafsu birahinya semakin besar, sedangkan hubungan mereka belum diikat oleh ikatan pernikahan. Sementara itu mereka juga masih harus membatasi dirinya dalam berpacaran, sebab mereka tidak ingin menjadi korban cinta yang fatal akibat terperosok dan terjebak dalam cinta (love). Bahkan jika para remaja yang berpacaran terlalu ceroboh dan membuta dalam bercinta dan berpacaran, maka bisa menjadikan segalanya terbengkelai dan suram masa depannya. Itulah pentingnya bagi mereka yang menginjak usia remaja agar mulai bisa kontrol diri, mulai memahami dan mencari jati diri. Adakalanya mulai menginjak usia remaja, segalanya ingin bebas/jalang/liar, tanpa kendali atau kekangan dari pihak manapun. Di sinilah masa rawan bagi para remaja yang benar-benar tak terkendali. Pada masa-masa inilah banyak dari para remaja yang mengabaikan nasehat orang tuanya terutama saat dilanda asmara (cinta) yang akhirnya bisa mengakibatkan kerugian bahkan kefatalan bagi remaja itu sendiri. Meskipun demikian, banyak juga mereka-mereka (para lovers) di usia remaja yang tetap patuh akan nasehat2 kedua orang tuanya, sehingga lebih terkontrol terhadap gelombang asmara cintanya dan hidupnya lebih terbimbing dan terarah.





Minggu, 08 November 2015

CINTA DALAM ISLAM

"Cinta adalah kejujuran dan kepasrahan yang total. Cinta mengarus lembut, mesra, sangat dalam dan sekaligus intelek. Cinta ibarat mata air abadi yang senantiasa mengalirkan kesegaran bagi jiwa-jiwa dahaga."

Islam mengajarkan kepada ummatnya untuk mencintai Allah lebih dari mencintai makhluk dan segala ciptaan-Nya.

Bagaimana menyikapi cinta pada seseorang yang tumbuh dari lubuk hati? Apakah cinta itu adalah karunia sehingga boleh dinikmati dan disyukuri ataukah berupa godaan sehingga harus dibelenggu? Bagaimana sebenarnya Islam menuntun umatnya dalam mengapresiasi cinta? Tak mudah rasanya menemukan jawaban dari kontroversi cinta ini.

Islam mengajarkan bahwa seluruh energi cinta manusia seyogyanya digiring mengarah pada Sang Khalik, sehingga cinta kepada-Nya jauh melebihi cinta pada sesama makhluk. Justru, cinta pada sesama makhluk dicurahkan semata-mata 
karena mencintai-Nya. Dasarnya adalah firman Allah SWT dalam QS Al Baqarah ayat 165, "Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah.  
Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah."

Jadi Allah SWT telah menyampaikan pesan gamblang mengenai perbedaan dan garis pemisah antara orang-orang yang beriman dengan yang tidak beriman melalui indikator perasaan cintanya. Orang yang beriman akan memberikan
porsi, intensitas, dan kedalaman cintanya yang jauh lebih besar pada Allah. Sedangkan orang yang tidak beriman akan memberikannya justru kepada selain Allah, yaitu pada makhluk, harta, atau kekuasaan.

Islam menyajikan pelajaran yang berharga tentang manajemen cinta; tentang bagaimana manusia seharusnya menyusun skala prioritas cintanya. Urutan tertinggi perasaan cinta adalah kepada Allah SWT, kemudian kepada
Rasul-Nya (QS 33: 71). Cinta pada sesama makhluk diurutkan sesuai dengan firman-Nya (QS 4: 36), yaitu kedua orang ibu-bapa, karib-kerabat (yang mahram), anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya.

 Sedangkan harta, tempat tinggal, dan kekuasaan juga mendapat porsi untuk dicintai
pada tataran yang lebih rendah (QS 9: 24). Subhanallah!
Perasaan cinta adalah abstrak. Namun perasaan cinta bisa diwujudkan sebagai perilaku yang tampak oleh mata. Di antara tanda-tanda cinta seseorang kepada Allah SWT adalah banyak bermunajat, sholat sunnah, membaca Al Qur'an dan berdzikir karena dia ingin selalu bercengkerama dan mencurahkan semua perasaan hanya kepada-Nya. Bila Sang Khaliq memanggilnya melalui suara adzan maka dia bersegera menuju ke tempat sholat agar bisa berjumpa dengan-Nya. Bahkan bila malam tiba, dia ikhlas bangun tidur untuk berduaan (ber-khalwat) dengan Rabb kekasihnya melalui shalat tahajjud. Betapa indahnya jalinan cinta itu!

Tidak hanya itu. Apa yang difirmankan oleh Sang Khaliq senantiasa didengar, dibenarkan, tidak dibantah, dan ditaatinya. Kali ini saya baru mengerti mengapa iman itu diartikan sebagai mentaati segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Seluruh ayat-Nya dianggap sebagai
sesuatu yang luar biasa sehingga seseorang yang mencintai-Nya merasa sanggup berkorban dengan jiwa, raga, dan harta benda demi membela agama-Nya.

Totalitas rasa cinta kepada Allah SWT juga merasuk hingga sekujur roh dan tubuhnya. Dia selalu mengharapkan rahmat, ampunan, dan ridha-Nya pada setiap tindak-tanduk dan tutur katanya. Rasa takut atau cemas selalu timbul kalau-kalau Dia menjauhinya, bahkan hatinya merana tatkala membayangkan azab Rabb-nya akibat kealpaannya. Yang lebih dahsyat lagi, qalbunya selalu bergetar manakala mendengar nama-Nya disebut. Singkatnya, hatinya tenang bila selalu mengingat-Nya. Benar-benar sebuah cinta yang
sempurna... Puji syukur ya Allah, saya menjadi lebih paham sekarang! Cinta memang anugerah yang terindah dari Maha Pencipta. Tapi banyak manusia keliru menafsirkan dan menggunakannya. Islam tidak menghendaki cinta dikekang, namun Islam juga tidak ingin cinta diumbar mengikuti hawa nafsu seperti kasus sahabat saya tadi.

Jika saja dia mencintai Allah SWT melebihi rasa sayang pada kekasihnya. Bila saja pujaan hatinya itu adalah sosok mukmin yang diridhai oleh-Nya. Dan andai saja gelora cintanya itu diungkapkan dengan mengikuti syariat-Nya yaitu bersegera membentuk keluarga sakinah, mawaddah, penuh rahmah dan amanah... Ah, betapa bahagianya dia di dunia dan akhirat.

Alangkah indahnya Islam! Di dalamnya ada syariat yang mengatur bagaimana seharusnya manusia mengelola perasaan cintanya, sehingga menghasilkan cinta yang lebih dalam, lebih murni, dan lebih abadi. Cinta seperti ini diilustrasikan dalam sebuah syair karya Ibnu Hasym, seorang ulama sekaligus pujangga dan ahli hukum dari Andalusia Spanyol dalam bukunya Kalung Burung Merpati (Thauqul Hamamah), "Cinta itu bagaikan pohon, akarnya menghujam ke tanah dan pucuknya banyak buah."

 Wallahua'lam bish-showab.


CINTA SEJATI MENURUT ISLAM (THE TRUE LOVE ACCORDING TO ISLAM)

ARTI CINTA DAN CINTA SEJATI MENURUT ISLAM:
CINTA DAN CINTA SEJATI ANTARA  PRIA DAN WANITA DALAM ISLAM.

PENDAHULUAN
Seperti yang kita semua telah ketahui, bahwa manusia dan kehidupan manusia tidak bisa lepas dari apa yang disebut dengan cinta kasih (love). Banyak penyair, pencipta lagu, ahli-ahli filsafat, dan ahli-ahli agama yang mencoba mendefinisikan apa arti sebenarnya dari cinta kasih itu. Apa arti cinta sebenarnya, cinta kasih sesama manusia dari sudut pandang Islam. Terutama dalam kaitannya pada cinta kasih antara laki-laki dan perempuan.
Banyak orang berkata: I love you (Aku cinta padamu), akan tetapi, sebenarnya mereka hanya berkata bahwa aku cinta wajahmu yang cantik jelita, aku cinta uangmu, fasilitasmu, dan yang sejenisnya. Apakah ini cinta?

Kita sering mendengar atau menyaksikan dalam kehidupan nyata, di televisi a,tau di film-film, bahwa seseorang jatuh cinta setelah melihat kecantikan atau ketampanan orang lain. Apakah benar ada hubungan antara cinta dan keindahan?
Banyak orang mengatakan, bahwa cerita percintaan antara Romeo dan Juliet adalah salah satu contoh dari cinta sejati (true love), benarkah demikian?

Kita melihat atau mendengar, banyak perempuan yang hamil di luar nikah dan bahkan pada usia yang masih bisa dibilang sangat muda. Mereka telah melakukan hubungan suami istri di luar nikah, dan mereka bilang bahwa mereka melakukannya demi cinta. Apakah benar yang mereka katakan itu adalah cinta?
Bagaimanakah pandangan Islam terhadap cinta? Benarkah dalam ajaran agama Islam, bahwa semua jenis cinta merupakan sebuah ungkapan cinta terhadap Sang Pencipta? Benarkah hubungan muda-mudi masa kini telah jauh menyimpang dari ajaran Islam?

CINTA (LOVE) DALAM AJARAN ISLAM
Cinta (love) secara bahasa adalah suka sekali dan senang sekali. Cinta secara istilah ialah rasa kasih sayang yang muncul dari lubuk hati yang terdalam untuk rela berkorban, tanpa mengharap imbalan apapun, dan dari siapapun kecuali imbalan yang datang dan diridhoi Allah.

Dalam Islam, kasih sayang adalah identitas dan asas iman. Hal itu merupakan bukti pengaruh agama terhadap hati nurani, seperti halnya ia juga merupakan kesaksian jiwa manusia yang menurut term (istilah) Islam belum akan diakui beragama bila ia tidak memiliki perasaan kasih sayang.

Allah berfirman: Katakanlah: “Jika bapa-bapa (para pembesar dan nenek moyang), anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai daripada mencintai Allah dan Rasulnya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan (azab/siksaan)-Nya, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.( Al-Qur’an Surat At-Taubat, 9: 24)

CINTA TERHADAP SANG PENCIPTA (HABLUN MIN ALLAH)
Sebagai manifestasi dari kesadaran sebagai makhluk Allah, manusia berusaha untuk selalu mengadakan hubungan baik dengan Allah, berupa hubungan ritual (ibadah) dengan-Nya. Dalam sistim ritus ini, seseorang pemeluk agama merasa yakin bahwa dengan selalu mengadakan hubungan baik dengan Tuhan, maka hidupnya akan baik. Dengan kata lain, bahagia tidaknya hidup seseorang adalah tergantung kepada hubungan baik tidaknya terhadap Allah.

Cinta kepada Allah adalah cinta makhluk atau hamba kepada Khalik (Penciptanya), dengan jalan mengakui tanpa ragu akan kebesaran-Nya, dan mematuhi secara konsekwen segala titah-Nya. Apa yang diperintahkan-Nya dilaksanakan, dan apa-apa yang dilarang-Nya dihindari. Cinta terhadap Allah ini tidak bisa terlepas dari yang disebut sebagai akhlak, keimanan, dan tauhid.

CINTA TERHADAP LINGKUNGAN HIDUP
Lingkungan hidup, yang berupa alam sekitar, baik berupa udara, air, tumbuh-tumbuhan, hewan, dan lain-lain merupakan prasarana kehidupan yang harus tetap terpelihara keserasiannya. Maka segala yang dapat merusak lingkungan harus dicegah, karena dapat berakibat kehidupan yang tidak bersih, tidak tertib, dan tidak aman. Itulah sebabnya Islam melarang, bahkan mengutuk orang-orang yang melakukan kegiatan yang dapat merusak lingkungan.

Islam mengajarkan ummatnya agar mengasihi semua binatang dan melarang ummatnya untuk menyiksa binatang. Karena binatang adalah juga makhluk ciptaan Allah. Tidak membunuh mereka untuk kesenangan, dan tentu saja tidak boleh melukai dan menyiksa mereka. Bahkan sebagai salah satu sumber makanan, kita juga harus menghormati mereka dengan berdo’a, dengan tidak membunuh mereka lebih dari yang kita makan.

Islam dalam ajarannya mengatakan, bahwa manusia merupakan bagian yang tak terpisahkan dari alam semesta yang saling dukung-mendukung dengan seluruh bagian alam itu, dan karena individu-individu manusia merupakan bagian yang tak terpisahkan dan secara laras bekerja sama dengan seluruh alam semesta ini, maka tidak boleh ada ketidakserasian antara mereka satu sama lain.

CINTA TERHADAP SESAMA MANUSIA  (HABLUN MIN ANNAS)
Dalam ajaran Islam, cinta terhadap sesama manusia tidak bisa lepas dari rasa cintanya terhadap penciptanya. Karena dalam ajaran Islam, cinta terhadap Tuhan yaitu terhadap Allah SWT, juga berarti cinta terhadap sesama manusia sebagai ciptaan-Nya. Karena hal ini berkaitan dengan yang namanya akhlak.

Rasa cinta terhadap sesama manusia tidak bisa lepas dari kemanusiaan. Pandangan Islam menyatakan, bahwa kemanusiaan itu merupakan satu kesatuan, berbeda-beda bagiannya untuk membentuk satu masyarakat, berjenis-jenis dalam keserasian, dan berlainan pendapat untuk saling melengkapi satu sama lain dalam mencapai tujuan, supaya dengan begitu ia cocok pula untuk saling melengkapi dengan alam, untuk membentuk wujud yang satu pula. Sebagaimana Allah berfirman, yang artinya: “Wahai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu sekalian dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan menjadikan kamu sekalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu sekalian saling mengenal. Sesungguhnya orang-orang yang paling mulia di antara kamu sekalian  di sisi Allah ialah orang-orang yang paling takwa di antara kamu sekalian. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. ( Q.S. Al-Hujurat: 13).

Pada prinsipnya, cinta terhadap sesama manusia adalah dengan tolong-menolong, kenal mengenal (saling mengenal) dan keserasian. Menurut pandangan Islam, rasa cinta terhadap sesama manusia bisa diwujudkan, salah satunya dengan keadilan dan persamaan derajat di antara manusia.


CINTA ANTARA LAKI-LAKI DENGAN PEREMPUAN DALAM SUDUT PANDANG ISLAM
Cinta antara muda-mudi di dalam Islam adalah cinta yang dilandasi rasa ketaqwaan terhadap Allah SWT, dengan mentaati perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-laranganNya, dan disertai akhlak yang baik. Cinta harus disertai akhlak yang baik, dikarenakan hubungan cinta muda-mudi sangat dekat dengan perbuatan zina. Tanpa akhlak yang baik akan sulit menghindari zina. Dalam Islam, perzinahan adalah salah satu dosa yang sangat besar karena bukan hanya merusak akhlak orang yang melakukannya saja tetapi juga orang lain. Allah brfirman dalam Al-Qur’an: “Dan janganlah kamu sekalian mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.”(Q.S. Al-Isra, 17: 32).

Cinta (love) yang tidak dilandasi rasa ketaqwaan kepada Allah, akan memunculkan cinta buta. Sebagaimana yang sering dikatakan orang “ Love is blind (cinta adalah buta)”. Adapun yang membuat cinta itu buta adalah jika kita mencintai seseorang karena hal-hal yang duniawi, karena harta, tahta/kedudukan/jabatan, ketampanan/kecantikan dan yang sejenisnya. Cinta macam ini hanya bisa bertahan jika penyebabnya masih ada. Jika seseorang mencintai dikarenakan ketampanan/kecantikannya, maka, bagaimanakah jika orang tersebut tidak lagi tampan/cantik?

Sebaliknya, cinta itu tidak buta, alias melek (melihat), jika dilandasi iman dan rasa taqwa kepada Allah SWT. Oleh karena itu, jika kita ingin memiliki cinta yang murni, tulus, dan abadi dari seseorang, tentu kita memerlukan penyebab yang membuatnya demikian. Dalam suatu hadits dikatakan, bahwa seseorang laki-laki menikahi seorang perempuan itu karena empat hal, yaitu: (1) karena kecantikannya, (2) karena kekayaannya, (3) karena keturunannya, dan (4) karena ketaqwaannya. Maka ambillah yang keempat, yaitu karena ketaqwaannya, karena, itu akan menjamin hidupnya.
Jika hadits di atas dikaitkan dengan cinta, maka, jika kamu ingin mencari cinta yang abadi, cintailah seseorang dikarenakan keimanannya.

Ada sebuah pepatah lama dalam bahasa Inggris yang berkaitan dengan cinta, yaitu: “You can buy sex but you cannot buy love”, “you can buy food but you cannot buy appetite”, “you can buy a house but you can by a home”. Yang artinya: “Anda dapat membeli sex tetapi anda tidak dapat membeli cinta, anda dapat membeli makanan tetapi anda tidak dapat membeli selera, anda dapat membeli sebuah rumah tetapi anda tidak dapat membeli ketentraman dalam keluarga”. Ini dapat diartikan bahwa cinta tidak dapat dibeli karena cinta sebenarnya datang dari Tuhan.

Bahkan jika kamu adalah orang terkaya di dunia, kamu tidak bisa membeli cinta. Sebagai contoh, jika kamu memberikan seseorang banyak hadiah-hadiah yang mahal, maka, apakah orang tersebut akan mencintai kamu? Tidak. Orang tersebut hanya mencintai hadiahmu dan kekayaanmu saja. Kamu dapat membeli makanan apa saja yang bisa kamu beli, akan tetapi makanan yang paling enak sekalipun akan terasa tidak enak jika kamu tidak punya selera makan.
“Rumah” adalah tempat di mana hatimu berada. Tempat membesarkan keluargamu, tempat di mana orang-orang yang kamu cintai berada, tempat di mana kamu bisa benar-benar beristirahat, untuk mengistirahatkan badan dan jiwamu, tempat di mana kamu untuk sementara lepas dari dunia yang kejam. Rumah tidak bisa disebut “rumah” jika kamu tidak bisa menemukan ketenangan, kedamaian, dan keamanan di dalamnya.

Banyak orang yang mengatakan bahwa cerita percintaan Romeo dan Juliet adalah salah satu contoh cinta sejati. Akan tetapi, kalau kita meneliti dan menganalisa lebih jauh ke dalam cerita ini, maka kita akan melihat bahwa cerita ini bukanlah cerita tentang cinta sejati.

Pada klimaks cerita tersebut diceritakan bahwa ketika Romeo mendengar Juliet telah “meninggal dunia”, maka Romeo pun berniat untuk melakukan bunuh diri karena dia tidak mau ditinggalkan oleh Juliet. Perbuatan bunuh diri adalah perbuatan yang sangat terkutuk dalam Islam, dan merupakan dosa  yang sangat besar. Pada saat seseorang bunuh diri maka telah dicabut imannya oleh Tuhan, dan mati dalam keadaan tidak ada iman, alias mati kafir. Ketika setelah Romeo melakukan bunuh diri di hadapan “mayat” Juliet, barulah dia menyadari bahwa Juliet hanya berpura-pura mati, tetapi itu sudah terlambat, racun sudah mulai membunuhnya. Julietpun melakukan bunuh diri karena dia tidak mau ditinggalkan oleh Romeo.

Romeo dan Juliet sama-sama melakukan bunuh diri karena tidak mau ditinggalkan oleh pasangannya. Ini berarti bahwa mereka hanya mencintai tubuh pasangannya saja, mereka tidak mencintai jiwa pasangannya. Mereka tidak sadar bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara saja. Tubuh mereka akan rusak dimakan usia, dan akhirnya mati. Jika dipandang dari sudut Islam, maka mereka telah melakukan suatu dosa besar yaitu melakukan bunuh diri. Jika percintaan mereka adalah cinta sejati, maka seharusnya mereka berjanji atau bersumpah di hadapan mayat pasangannya untuk berusaha mendamaikan pertengkaran keluarga mereka, penyebab terhalangnya cinta kasih mereka.

Banyak orang yang terjebak antara arti cinta dan nafsu. Mereka terutama muda-mudi banyak yang tidak bisa membedakan antara cinta dan nafsu. Mereka menganggap bahwa dengan melakukan hubungan seksual berarti mereka telah mencintai seseorang. Nafsu, dalam hal ini nafsu syahwat, adalah suatu kebutuhan biologis yang dipunyai oleh setiap manusia. Semua jenis nafsu adalah sesuatu hal yang bersifat duniawi, sedangkan cinta adalah sesuatu yang datang dari hati nurani yang paling dalam.


KESIMPULAN
Cinta sejati adalah rasa kasih sayang yang muncul dari lubuk hati yang terdalam untuk rela berkorban, tanpa mengharapkan imbalan apapun, dan dari siapapun kecuali imbalan yang datang dan diridhoi oleh Allah. Cinta juga merupakan suatu identitas dan asas iman, karena kita mencintai sesuatu atau seseorang karena Allah mencintainya.
Cinta sejati bukanlah mengenai hal-hal yang bersifat duniawi semata. Cinta sejati berasal dari hati nurani, dan cinta sejati  haruslah tulus dan ikhlas. Cinta yang berasal dari hati nurani akan selalu ada walaupun salah satu pihak tidak cantik lagi, tidak tampan lagi, tidak seksi lagi dan tidak kaya lagi.

Dalam hubungan seks bebas atau pergaulan bebas, para pelakunya sama sekali tidak menghargai cinta. Mereka secara sadar atau tidak sadar menganggap, bahwa cinta adalah suatu hal yang sia-sia, karena yang mereka cari hanyalah kepuasan sesaat saja dan mereka tidak peduli dengan akibat-akibat dan dosa-dosa yang akan timbul karena perbuatan mereka itu. Mereka tidak peduli akan azab-azab dan cobaan-cobaan yang akan ditimpakan oleh Allah akibat dari perbuatan dosa-dosa yg dia lakukan dalam kehidupannya, baik di dunianya maupun di akhiratynya. Hubungan seks hanya boleh dilakukan oleh pasangan yang telah terikat tali pernikahan. Karena salah satu tujuan dari pernikahan adalah sebagai penyaluran nafsu syahwat dengan cara yang diridhoi Allah. Penyaluran nafsu syahwat yang tidak sesuai dengan sunnah Rosulullah, yakni penyaluran nafsu yang menyimpang dari ajaran Allah (aturan-aturan Allah), maka akan mendatangkan azab dan cobaa-cobaan yang bertubi-tubi dari Allah.

Dari semua ini bisa disimpulkan, bahwa cinta antara laki-laki dan perempuan dalam Islam adalah suatu hubungan yang didasarkan oleh rasa kasih sayang yang timbul dari hati nurani yang tulus dan ikhlas, dan bukan berdasarkan pada hal-hal yang bersifat duniawi. Yang terpenting dalam membina hubungan ini adalah dengan menggunakan akhlak yang baik, ketaqwaan, dan rasa keimanan terhadap  Allah SWT.

BEBERAPA MATERI UNTUK INTROPEKSI DIRI

BEBERAPA MATERI UNTUK INSTROPEKSI DIRI

BEAUTIFUL PERSON
A beautiful person is someone with a good hearth, compassionate and loyal to all those around them. Appearances (penampilan n penampakan) mean nothing. Paras/wajah yg cantik tidak ada artinya apa2 kalau hati n perilakunya jelek bin jahat.

BUAT YANG MASIH SINGLE
Cinta ibarat kupu2. Makin kau kejar, makin ia menghindar. Tapi bila kau biarkan, ia terbang. Ia akan menghampirimu di saat kau tak menduganya.Cinta bisa membahagiakanmu, tapi sering pula ia menyakiti. Cinta itu hanya istimewa apabila kau berikan kepada kekasih sejatimu. Jadi tenang2 saja lah, jangan terburu-buru, dan pilihlah yang terbaik. CHOOSE THE BEST !

BUAT YANG TIPE PLAY BOY/PLAY GIRL
Jangan katakan " I LOVE YOU " bila kau tidak benar2 peduli. Jangan bicarakan soal perasaan2 bila itu tidak benar2 ada. Jangan kau sentuh hidup seseorang, bila kau berniat mematahkan hatinya. Jangan menatap kedalam mata bila apa yang kau kerjakan cuma berbohong. Hal terkejam yang bisa dilakukan ialah membuat seseorang jatuh cinta, padahal kau tidak berniat sama sekali 'tuk menerimanya saat ia terjatuh ............... ........

BUAT YANG MASIH BERTAHAN MENCINTAI SESEORANG YANG SUDAH PERGI
Suatu hal yang menyedihkan dalam hidup ialah bila kamu bertemu seseorang lalu jatuh cinta, hanya kemudian pada akhirnya menyadari bahwa dia bukanlah jodohmu, dan kamu telah menyia-nyiakan bertahun-tahun untuk seseorang yang tidak layak kau cintai. Kalau sekarangpun ia sudah tak layak, 10 tahun dari sekarangpun ia juga tak akan layak. Biarkan dia pegi. Lupakan ............. !!!!!!!!!!!

BUAT YANG PATAH HATI
Sakit patah hati bertahan selama kau menginginkannya dan akan mengiris luka sedalam kau membiarkannya.Tantangan bukanlah bagaimana bisa mengatasi, melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dan hikmahnya.


MENCARI ( MENUNTUT ILMU )
Barang siapa yang tidak mau mengarungi lautan pengetahuan, niscaya akan tenggelam dalam lautan kebodohan. Mati bukanlah tiada bernyawa, tetapi mati ialah tiada berilmu. Hidup seorang pemuda ialah dengan ilmu dan budi, hampalah hidup seorang pemuda tanpa ilmu dan bakti. Aljaahiluuna qobla mautihim mayyitun, wal'aalimuuna fa-in matau fa ahyaa-u. Orang-orang bodoh sebelum meninggalnya adalah mayit, sedangkan orang-orang 'alim atau pintar walaupun telah mati adalah hidup.


ANTARA YANG TERGILAS DAN YANG SUKSES
A static condition means death. Those who on the move have gone ahead. Kondisi statis, diam aja, patah semangat, putus harapan, tidak mau berusaha dalam menjalani hidup dan kehidupan, mereka akan tergilas. Mereka yang mau bergerak (berusaha), hidup dengan penuh semangat, penuh rasa optimis, mau berusaha memecahkan segala kesulitan dan persoalan ( problematika ) hidup yang dihadapinya, bersabar dalam menghadapi segala ujian yang dihadapi, merekalah yang akan maju dan sukses dalam menjalani hidup dan kehidupan. Innalloha laa yughoyyiruu maa bi qoumin hatta yughoyyiruu maa bi anfusihim. Mari kita senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Alloh SWT. Kita jalani hidup dan kehidupan ini dengan berjuang/berusaha/berikhtiar, bersabar dan berdo'a (memohon) kepada Alloh serta bertawakkal kepadaNya.


MENCARI TUHAN
Satu2nya petunjuk menuju Tuhan adalah Tuhan sndiri.
Al-Qur'an petunj Tuhan bagi org2 yg brtqwa. Siapa yg mncari Tuhan dg aqal sbgai ptunjuknya, Tuhan akan mndorongnya ke arah kebingungan yg sia2. Dg kkcauan Dia bingungkan hati nuraninya, hingga putus asa.


THE MEN PURPOSE, THE GOD DISPOSES
The Human Purpose, The God Disposes. Alloh menjamin mengabulkan semua do'a menurut yg Ia kehendaki utkmu, bukan mnurut kehendakmu, n di dlm wkt yg ditntukan olehNya, bkn pd wkt2 yg engkau inginkan.


HINDARI BEJATNYA MORAL
Menampilkan gambar2 yg sangat porno kpd publik, mngindikasikan bejatnya moral.
Ingatlah ! Azab Tuhan pasti datang, baik di dunia maupun di akherat. Hindarilah perbuatan diri kita yang menyebabkan Alloh mendatangkan penderitaan dan kesengsaraan hidup pada diri kita. Fafirru ilAlloh. 

HINDARI BUTA HATI
Barang siapa yg buta hatinya, niscaya kelak di akhirat ia akan lebih buta n lebih tersesat jalannya ( Q.S . Al-Isra : 72) 

Sgl sst trjd sesuai dg qodar Alloh SWT.
Manusia wajib berikhtiar/berusaha, tetapi Tuhan yg menentukan berhasil/tidaknya. Kemauan yg keras bagaimanapun tidak dapat merobah, menembus atau menjebol qodar.

MENJAUH DARI STRESS
Bagi mereka yang ingin menjauh dari stress karena putus cinta, kembalilah kalian ke jalan Alloh ( Fafirru ilAlloh ). Kerjakan dan rajinlah melaksanakan sholat fardhu lima waktu, serta perbanyaklah berdzikir kepada Alloh, beristighfarlah se-banyak2nya, dan bacalah sholawat se-banyak2nya, maka jiwa akan berubah menjadi tenang dan jauh dari penyakit stress.

MENGHINDARI LUKA  LAMA TERULANG KEMBALI
Bagi para remaja ( pemuda-pemudi ) yang tidak menginginkan luka lama terulang kembali karena cintanya patah kembali, caranya yaitu jangan keburu mncintai org yg tdk layak dcintai yg memang bukan jodohnya.Mencintai org yg blm mapan/siap utk menikah (hdup brsma dlm rmh tangga) memang resiko klo hatinya hrs terluka atau teriris-iris kembali. Org yang cedas tdk akan jatuh yg kedua kalinya pada lubang yang sama. Andai itu terulang kembali pd org yg kurang cerdas, tetap hrs berusaha utk bisa ambil hikmhnya. Setiap suatu kjdian pasti ada hikmahnya. N next, creat n do the better n the best in the future.



Hidup yg dijalani oleh manusia, apapun kondisinya adalah ujian dari Alloh SWT. Manusia diberi nafsu dan akal oleh Alloh SWT agar sukses dlm berjuang meraih kebahagiaan lahir batin, baik di dunia maupun di akhirat.Oleh karenanya manusia harus mampu menghancurkan syetan yang selalu menggoda dan merintangi usaha manusia. Nafsu syahwat manusia dijadikan alat bagi syetan untuk menjerumuskan manusia ke dalam kesesatan. Untuk itu marilah kita senantiasa berusaha untuk mengendalikan hawa nafsu kita agar kita selamat dari adzab Alloh di akhirat kelak. Kita hadapi ujian dari Alloh dg tabah dan sabar. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dan hikmah dari setiap peristiwa yg tertadi pd diri kita, orang lain dan alam sekitar. 

Rosululloh SAW bersabda: "Perbanyaklah membaca " La haula wala quwwata illa billahil 'aliyyil 'adzim", karena sesungguhnya bacaan tersebut gudangnya harta, dari gudang2nya sorga. Dan bacaan tersebut merupakan bacaan yang bisa menyembuhkan 99 ( sembilan puluh sembilan ) penyakit. Adapun penyakit yang paling ringan di sini adalah penyakit ham ( penyakit yang hawanya selalu ingin tidur / penyakit tekanan darah rendah ). 

BERNAWAITU DENGAN NIAT YANG BAIK
Bangun tidur pagi hari, terus what will we do? Mulai akan beranjat dari tempat tidur, munculkan kesadaran pikiran kita dengan nawaitu pada diri kita masing2 untuk selalu positive thinking. Dimulai dengan ambil air wudhu untuk melaksanakan sholat shubuh, dan alangkah lebih bagusnya kalau mau melaksanakan sholat fajar sebelum sholat shubuh. Next, ingatlah selalu positive thinking stiap saat, sehingga aktivitas yang dilakukan adalah selalu aktivitas yang good. Dengan demikian hidup kita penuh kontrol dan terjaga dari berbuat banyak kesalahan n dosa, karena senantiasa diawali bernawaitu dengan niat yang baik. 

Rosululloh SAW memberikan contoh dalam hal makan, “ Tidak makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang”. Sudahkah kita mencontoh beliau demikian? Ataukah kita makan tidak teratur dan gak pakai aturan? Kalau belum, maka pantas2 aja kalau kita ini mudah terkena (terserang) ber-macam2 penyakit. 

Sebagian ulama mengatakan bahwa 70 orang Nabi telah mufakat ( sepakat), bahwa pelupa atau mudah lupa itu dari sebab banyaknya lendir dalam tubuh yang disebabkan terlalu kenyangnya perut kita dari makanan dan minuman. Terpikirkanlah hal ini oleh kita?

Sebagian orang pintar mengatakan, bahwa malasnya badan sering muncul dari sebab banyaknya lendir dalam tubuh kita yang disebabkan makan terlalu banyak ( makan lebih dari cukup). Apakah hal ini terpikirkan oleh kita? 

Sebagian orang pintar mengatakan, bahwa kenyangnya perut ( It means makanan yang dimasukkan ke perut lebih dari cukup ), dapat mengurangi daya pikir. Dan makan setelah perut sudah kenyang membahayakan diri kita. Sejauh manakah hal ini terpikirkan oleh kita?  

SEBEL

Ada dua macam sebel. Yang pertama yaitu sebel terhadap kebenaran. Sebel jenis yang pertama ini muncul dari manusia yang bejat moralnya dan jauh dari Tuhannya. Yang kedua sebel dari ha-hal yang tidak baik yang menyimpang jauh dari kebenaran. Jenis sebel yang kedua ini muncul dari manusia yang berakhlaqul karimah dan disayang oleh Tuhannya.

SEBEL

Ada dua macam sebel. Yang pertama yaitu sebel terhadap kebenaran. Sebel jenis yang pertama ini muncul dari manusia yang bejat moralnya dan jauh dari Tuhannya. Yang kedua sebel dari ha-hal yang tidak baik yang menyimpang jauh dari kebenaran. Jenis sebel yang kedua ini muncul dari manusia yang berakhlaqul karimah dan disayang oleh Tuhannya.